Sunday, May 1, 2011

Usut Tuntas Penembak Dua karyawan Freeport

Oleh : Aulia Asep Ralla | 13-Apr-2011, 02:11:53 WIB KabarIndonesia - Dua karyawan PT Freeport Indonesia, General Superintendan Security Freeport Danny Mansawan dan GM Security Haris Siregar dipastikan tewas dalam insiden penembakan yang terjadi pada Kamis (7/4) beberapa waktu yang lalu. Terkait insiden penembakan tersebut, hendaknya aparat harus mengusut siapa dalang di balik aksi penembakan terhadap karyawan pertambangan PT Freeport Indonesia di Timika Papua. Peristiwa yang terjadi pada anak usaha Freeport-McMoran Copper et Gold Inc itu disebut pihak perusahaan terjadi di Jalan Tanggul Timur, di luar wilayah tambang dan operasional pabrik perusahaan. Jika dianalisa, kejadian tersebut dapat dipastikan bahwa pelakunya adalah Organisasi Papua Merdeka (OPM). Apa pasal? Yang punya senjata hanya OPM dan aparat TNI/Polri. Tapi kalau TNI/Polri hampir dipastikan tidak ada kemungkinan karena penggunaanya tidak sembarangan. Tanpa hendak mendahului temuan aparat terkait, kiranya tidak berlebihan jika OPM menjadi tertuduh dalam insiden tersebut. Tuduhan itu bukan tidak berdasar karena jika disorot ke belakang, berbagai kasus yang terjadi selama ini pelakunya OPM. Tindakan OPM kerap melakukan penyerangan terhadap rakyat yang tidak berdosa hingga menimbulkan korban jiwa. Bahkan beberapa waktu yang lalu pos aparat TNI dan Polri tak luput jadi sasaran hingga menewaskan aparat. Kemudian kemungkinan lain bisa juga dilakukan oleh orang yang tidak sejalan dengan kebijakan pemerintah atau tak sesuai dengan aspirasinya. Sehingga pelakunya melampiaskan dengan cara yang sungguh melanggar HAM. Apalagi orang selama ini yang tidak sejalan dengan pembangunan adalah juga tidak sejalan dengan orang yang ingin menggagalkan Pilkada Papua yang sebentar lagi akan digelar. Kita berharap supaya aparat kepolisian menangani kasus kriminal ini melalui pendekatan secara persuasif dalam melakukan penyisiran. Pengusutan para pelaku harus dilakukan secara porposional dan profesional serta terukur. Setiap pelaku kejahatan harus diisut tuntas untuk memberikan jaminan keamanan setiap warga Papua dari setiap tindakan teror demi terjaminnya kesinambungan aktivitas pembangunan yang masih berlangsung di tanah Papua. (*) Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/ Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera: www.kabarindonesia.com

No comments:

Post a Comment